Mengenal Terapi Kedokteran Masa Kini Terapi Stem sel

Semakin meningkatnya perkembangan teknologi membuat semua bidang di dunia juga turut mengalami kemajuan. Salah satu bidang yang mengalami kemajuan pesat adalam dalam bidang kedokteran. Dimana baru-baru ini telah ditemukan jenis terapi kedokteran terbaru yang dapat menyembuhkan penyakit-penyakit degeneratif karena kerusakan sel yang otomatis terjadi pada seluruh manusia secara significant. Terapi tersebut disebut dengan terapi stem sel.

Terapi stem sel sendiri sudah banyak dikembangkan diluar negeri dan di Indonesia yang sedang dalam proses pengembangan lebih dalam. Stem cell sendiri adalah sebuah sel yang dapat dirubah jenis spesifikasi selnya berdasarkan kebutuhan tubuh. Jadi jika jantung kita yang rusak, dianggap telah terjadi kerusakan sel pada jantung sehingga jantung tidak dapat bekerja maksimal. Maka dari itu dapat dilakukan terapi stem sel dengan melakukan penanaman sel induk yang diambil dari sumber lain. Pada dasarnya ada dua jenisterapi stem sel yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, yaitu:

Adult Stem Cell

Adult stem cell ini pada intinya kita mengambil sel pada tubuh kita sendiri untuk mengobati penyakit kita sendiri. pada organ tubuh manusia, sumsung tulang belakang merupakan letak utama produksi stem cell secara alami. Jadi, jika misalnya terjadi kerusakan pada organ lain seperti ginjal maka dokter akan mengambil stem cell dari sumsung tulang tersebut dan dirubah menjadi jenis sel ginjal. Setelah jenis stem cell menjadi spesifik, stem cell tersebut akan di tanamkan pada organ tubuh yang mengalami gangguan guna mengganti sel yang rusak pada organ tersebut. Kuntungan dari penggunaan stem cell jenis ini adalah minimalnya terjadi reaksi penolakan dari tubuh karena sumber stem cell yang berasal dari satu sumber yang sama. Sedangkan negatifnya adalah biaya operasi dan perawatan yang relatif mahal.

Embrionic Stem Cell

Dilihat dari namanya sudah cukup jelas bahwa stem cell yang digunakan bersumber dari embrio atau palcenta yang didapat dari bank stem cell. Penggunaan stem cell jenis ini memiliki beberapa kekurangan. Yang pertama dikawatirkan terjadinya penolakan pada tubuh pasien karena menggunakan stem cell dari sumber mahluk hidup yang lain yang ditakutkan justru memicu pertumbuhan sel kanker. Yang ke dua tentunya adalah masalah biaya dan etik dimana penggunaan embrio sebagai pengobatan masih menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Berdasarkan pengalaman dari beberapa orang yang telah menjalani terapi stem cell ditemukan hasil yang cukup baik. Namun banyak dokter yang menyarakan agar terapi stem cell merupakan pilihan terakhir dari berbagai cara pengobatan yang kita pilih. Karena efek samping jika tubuh mengalami penolakan juga sangat berbahaya dan menyebabkan munculnya masalah baru pada tubuh. Untuk itulah banyak dokter sangat berhati-hati dalam mempertimbangkan tindakan terapi stem cell pada setiap pasiennya